About Me

My photo
have facebook , have twitter
Showing posts with label Pintar. Show all posts
Showing posts with label Pintar. Show all posts

Tuesday, January 28, 2014

5 Obat Pintar yang Jarang di Ketahui


Sejak berabad lalu manusia mencari cara untuk meningkatkan kemampuan fungsi organ tubuhnya bahkan kemampuan kognitif (mengingat, berpikir dan memecahkan masalah). Salah satunya adalah mencari obat yang dapat menoptimalkan fungsi otak.
Otak merupakan organ vital yang dimiliki manusia, semua rangsangan dan perintah diproses, serta diaplikasikan atas perintah otak. Tidak semua manusia mengetahui jenis obat medis dan herbal yang dapat membuat ‘pintar’ dirinya. Berikut 5 obat pintar yang jarang diketahui, seperti dilansir oleh unikgaul.com

1. Modafinil

Modafinil merupakan salah satu stimulan ringan yang dapat membangkitkan semangat dan fokus untuk melakukan suatu aktifitas. Modafinil merupakan obat yang dipakai untuk mengobati pasien penderita narkolepsi dan gangguan tidur (pekerja shift biasanya).
Modafinil bukanlah obat-obatan umum, keberadaannya jarang diketahui masyarakat bahkan di Amerika Serikat memasukannya ke dalam obat-obatan terlarang. Namun pada kenyataan keberadaan modafinil tercium oleh para remaja, mahasiswa dan pekerja di Amerika Serikat yang nakal dan menjadi favorit mereka. Sementara di Amerika Serikat bahkan dokter pun tidak sembarangan memberikan resep modafinil, di beberapa negara lainnya justru sangat mudah untuk mendapatkannya.

2. Piracetam

Piracetam merupakan salah satu obat ‘perangsang’ yang paling tua keberadaannya sekaligus popular. Piracetam dibuat pada 1964, penemuannya memincu produksi obat pintar lainnya yang lebih hebat di masa datang. Disebut sebagai obat pintar karena dapat meningkatkan kinerja memori, syaraf, daya kognitif dan intelejensi seseorang. Bahkan penelitian lainnya menyatakan bahwa piracetam dapat digunakan sebagai terapi gangguan mental, meningkatkan motivasi, dan gangguan verbal.
Obat pintar yang satu ini pun digunakan sebagai upaya untuk melindungi kerusakan syaraf, termasuk memperbaiki sel dendritis (kekebalan tubuh) akibat mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Piracetam merupakan suplemen yang baik digunakan dalam jangka panjang untuk terapi gangguan mental dan meningkatkan kemampuan kognitif seseorang, mengingat, mempelajari dan memecahkan masalah.

3. Selegiline

Obat pintar yang satu ini sebenarnya digunakan untuk merawat pasien penderita parkinson, depresi dan demensia (gangguan mental dan hilangnya ingatan). Selegiline berfungsi sebagai penghambat MAO-B yang disebabkan oleh kelebihan dopamine di dalam otak. Selegiline pun dikenal sebagai obat terapi gangguang syaraf, dan yang lebih mengejutkan hasil penelitian mengungkapkan dapat memperpanjang usia tikus. Sementara kegunaan lainnya bagi manusia adalah untuk melindungi dan memperbaiki kerusakan sel otak dan frigiditas.

4. Lion’s Mane

Lion’s Mane merupakan jamur yang digunakan sebagai obat tradisional untuk meningkatkan NGF (nerve growth factor). NGF merupakan protein yang berperan penting dalam membuat dan memperbaiki sel otak dan organ penghubung antar sel otak. Sebagai obat medis jarang sekali orang yang mengetahu fungsi sebenarnya dari jamur lion’s mane. Orang-rang Jepang mengenalnya dengan sebutan yamabushitake, sementara orang barat menamainya “Pom-Pom Blanc.”

5. Theanine

Obat herbal yang jarang diketahui lainnya adalah Theanine atau asam amino yang berasal dari The Hijau. Tak heran jika masyarakat Jepang sangat menyukainya, karena dengan meminum teh hijau dapat meningkatkan memori, menumbuhkan ‘mood’ dan menjaga kesehatan syaraf. Efek samping theanine akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan kafein, meningkatkan nalar, responsif, tidak merasakan gugup dan mengurangi kelelahan mental.


View the original article here

Tuesday, September 17, 2013

10 Tips Belajar Pintar

Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.


View the original article here

Sunday, September 15, 2013

10 Tips Belajar Pintar

Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.
1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.
2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.
3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.
5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.
7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.
8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.
9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.
10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.


View the original article here