About Me

My photo
have facebook , have twitter
Showing posts with label Ponsel. Show all posts
Showing posts with label Ponsel. Show all posts

Tuesday, January 28, 2014

Ciri-Ciri Orang Yang Terserang “Penyakit” Kecanduan Ponsel


Zaman sekarang, orang gelisah jika sehari tidak pegang ponsel itu sudah biasa. Namun bila sudah menampakkan tanda-tanda seperti ini, maka kecanduan ponsel sudah bisa dikategorikan gangguan mental seperti halnya orang takut ketinggian.
Seperti yang dikutip iniunik.web.id, sebutan bagi orang-orang yang mengalami gangguan mental berupa takut berpisah dengan ponsel adalah nomofobia. Saat tidak memegang ponsel, ciri-ciri orang yang mengalami gangguan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Serangan panik
2. Pusing, kepala berputar-putar
3. Sesak napas
4. Mual
5. Keringat dingin
6. Denyut jantung meningkat
7. Gemetar
8. Nyeri dada

Perasaan gelisah pada pengidap nomofobia tidak hanya dialami saat benar-benar berpisah dari ponselnya, tetapi juga saat berada di lokasi yang tidak ada sinyal. Kehabisan baterai dan lupa bawa charger atau berada di lokasi yang mengharuskan ponsel untuk dimatikan juga bisa memicu serangan panik.
Ciri lain yang bisa diamati dari pengidap nomofobia adalah kecenderungan untuk selalu mengecek ponsel, padahal belum tentu ada panggilan atau pesan masuk. Begitu juga apabila dalam beberapa waktu ponselnya tidak berbunyi, pengidap nomofobia pasti akan menjadi panik dan gelisah.
Meski kelihatannya berlebihan, gangguan mental seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang langka. Sebuah penelitian membuktikan, 66 persen dari 1.000 responden yang di survei menunjukkan gejala-gejala yang dikategorikan sebagai perilaku nomofobia.
Berdasarkan usianya, nomofobia lebih banyak menyerang kaum muda dibandingkan orang dewasa. Gangguan ini dialami oleh 77 persen responden dari kelompok umur 18-24 tahun, sedangkan pada kelompok umur 25-34 tahun angkanya hanya sekitar 64 persen.
Nomofobia juga lebih banyak dialami oleh perempuan dibanding laki-laki. Menariknya lagi, 41 persen pengidap nomofobia dihantui perasaat takut kalau sewaktu-waktu isi ponsel khususnya kotak pesannya diintip dan dibaca-baca oleh orang lain tanpa izin.


View the original article here

Saturday, November 23, 2013

Ini Dia Penampakan Moto X, Ponsel Motorola Yang Bisa Dikustomisasi

Sebelumnya ponsel Motorola jauh dari sorotan, namun setelah Motorola diakuisisi oleh Google, pemberitaan mengenai produk-produk Motorola sangat dinanti-nanti oleh para penggemar smartphone ber-sistem operasi Android. Kali ini produk yang menjadi buah bibir adalah Moto X, ini karena produk yang diklaim sebagai smartphone yang dapat dikostumisasi hardware-nya ini sangat tertutup rapat dalam memberikan informasi. Beberapa jam lalu muncul foto yang diklaim penampakan desain ponsel Moto X di Twitter.

Moto X waves hello, again in leaked press render

Pertama kali melihat gambar ini, penulis mengira ini adalah ponsel buatan Samsung, "sudut-sudut" membulatnya nampak seperti Samsung bukan?.

Sumber:
http://www.businessinsider.com/moto-x-leaked-press-shot-2013-7
http://www.engadget.com/2013/07/20/moto-x-leaked-render/


View the original article here

Sunday, September 15, 2013

Bahaya Menggantungkan Ponsel Dekat Payudara


Banyak cewek yang menggantungkan ponselnya hingga menempel dekat payudara. Hilangkan kebiasaan itu, karena mengantung ponsel di dekat bagian vital tubuh manusia ternyata sangat berisiko.

Dari sejumlah kasus kanker payudara yang ditangani para dokter, penyebab utamanya diperkirakan karena seringnya mengantungi ponsel dekat bra.

Seperti dilansir dari iniunik.web.id cara beberapa orang membawa ponsel dekat dengan tubuh, khususnya di dada, ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan penyakit lainnya. Radiasi microwave sebuah ponsel akan merembes langsung ke dalam jaringan lemak payudara.

Seperti yang dialami seorang cewek asal California Selatan, Andrea. Ibu muda ini telah lebih dari enam tahun menyelipkan ponselnya ke bra ketika ia sedang berolahraga. Ia menggenakan headset dan membuat panggilan selama empat-lima jam sehari.

Seringkali dada dan telinganya memerah, namun ia membiarkannya. Tapi akhirnya ia terkena tumor ganas yang terletak di dadanya, padahal tak seorang pun di keluarganya pernah menderita kanker payudara.

Lalu apakah ini kebetulan? Mungkin iya. Namun dokter dari Andrea mengatakan ada empat pasien cewek yang juga menderita hal yang sama dengan kebiasaan menyimpan ponsel yang sama.

“Saya tidak meminta orang untuk tidak menggunakan teknologi modern,” tukas Devra Lee Davis, seorang ahli epidemiologi dan advokat kesehatan masyarakat.

“Namun agar setiap orang mengetahui bahaya memegang ponsel dekat dengan otak dan tubuh dan bertindak waspada.

Devra juga menyarankan untuk menggunakan headset atau speakerphone agar mengurangi paparan radiasi, seperti halnya memegang ponsel jauh dari tubuh ketika terhubung dengan sinyal.


View the original article here