About Me

My photo
have facebook , have twitter
Showing posts with label Festival. Show all posts
Showing posts with label Festival. Show all posts

Sunday, November 17, 2013

5 Festival Tradisional Paling Unik di Dunia


Festival bisa mengandung arti pesta rakyat yang berkaitan dengan hari bersejarah atau perayaan tradisional. Makna festival telah berkembang menjadi setiap acara besar yang melibatkan massa, tanpa harus berkaitan dengan hari bersejarah. Namun tetap saja festival yang berkaitan dengan hari bersejarah selalu lebih meriah untuk diikuti. Seperti festival tradisional di bawah ini yang terbilang gokil dan unik yang dikutip dari unikgaul.com

1. El Colacho (Festival Lompati Bayi) (Spanyol)

Acara ini merupakan festival Katolik Corpus Christi, dimana para pria berlomba melompati bayi yang baru lahir. Tentu saja setelah mendapat izin dari para orang tua bayi itu. Para peserta lomba didandani sedemikian rupa seperti tampil dengan kostum menakutkan, memegang cambuk dll. Tujuannya agar para pria yang berlomba tersebut membersihkan atau menjauhkan si bayi dari segala kejahatan. Ceroboh memang, tapi melompati bayi dianggap merupakan cara terbaik. Dikabarkan acara El Colacho sudah ada sejak 1620.

2. Hadaka Matsuri (Festival Telanjang) (Japan)

Hadakamatsur memang sangat terkenal. Mungkin karena festival milik Jepang ini sangat unik dimana para peserta hanya mengenakan pakaian serba minim. Biasanya hanya menggunakan cawat khas Jepang yang biasa disebut fundoshi. Namun sangat jarang yang benar-benar tampil telanjang. Para peserta boleh menggunakan pakaian apapun hanya yang dianggap di atas vulgar. Festival ini diselenggarakan di banyak tempat di Jepang. Biasanya saat musim panas atau musim dingin. Dalam festival ini terdapat satu peserta yang benar-benar telanjang. Bagi peserta lainnya yang bisa menyentuh peserta telanjang diyakini akan membawa keberuntungan.

3. Up Helly-Aa (Festival Api) (Shetland Islands)

Festival ini merupakan penghargaan atas perjuangan Viking di masa lalu. Up Helly-Aa berarti akhir dari hari-hari suci. Festival api ini diadakan di Pulau Shetland setiap tahun di tengah musim dingin atau menandai akhir musim natal. Prosesi festival Up Helly-Aa melibatkan ribuan orang dalam acara pembakaran reflika kapal Viking yang tingginya mencapai 32 kaki. Karena selalu ada peserta festival yang berdandan dengan kostum feminim, namun berpostur gagah, mereka menamakannya ‘Transvestite Tuesday’ atau sang waria perkasa.

4. The Monkey Buffet (Festival Monyet Prasmanan) (Thailand)

Setiap tahun sekitar 600 monyet dari semua provinsi diundang untuk makan buah-buahan dan sayuran dalam bentuk prasmanan. Festival tahunan ini diselenggarakan untuk menghormati pahlawan Ramayana, yaitu Rama yang dihargai lawan dan kawan. Serta wilayah kekuasaan raka monyet, Hanoman yang sekarang dinamau Lopburi. Dalam festival ini disediakan 3000 kg buah-buahan dan sayuran untuk para monyet.

5. Holi (Festival Warna) (India)

Holi, juga disebut festival warna, adalah festival musim semi yang biasa dilakukan umat Hindu. Festival ini populer dilakukan di India, Guyana, dan Nepal. Pada hari kedua festival yang dikenal dengan Dhulhendi, setiap orang saling melempar serbuk pewarna dan air dan dilakukan sepanjang hari. Festival yang dilakukan menuju perubahan ke musim semi, diyakini akan menyebabkan virus demam dan dingin. Dengan saling melempar bubuk berwarna diyakini bermakna obat akan menyangkah virus yang datang. Warna dari bahan tradisional terbuat dari nimba, kumkum, haldi, bilva, dan tanaman obat lain yang diresepkan oleh dokter Ayurveda.


View the original article here

Wednesday, April 10, 2013

5 Festival Perayaan Kematian di Dunia

type='html'>
Selama ini orang hanya mengetahui Halloween salah satu acara memperingati kematian, bangkitnya para hantu, dan arwah. Biasanya warga dunia merayakannya dengan memakai kostum menyeramkan, namun seiring berkembangnya waktu menjadi unik dan tidak biasa seperti kostum robot atau tokoh kartun.

Ternyata merayakan kematian bukan milik Halloween saja. Di beberapa negara ada festival kematian diperingati saban tahun atau ada hal tertentu. Dilansir dari listverse.com, setidaknya ada lima parade untuk mengingat peristiwa berakhirnya hidup.

Seperti apa perayaan itu? Berikut ulasannya.

 
1. Famadihana, Madagascar
http://www.didunia.net/
Madagascar memang tidak mempunyai waktu khusus untuk memperingati sebuah kematian. Namun ada perayaan bernama Famadihana yakni membongkar sebuah makam. Jenazah dalam kuburan diangkat dan dikenakan kain sutera lalu diarak keliling pemakaman bersama musik pengiring.

Tradisi ini datang dari penganut keyakinan Malagasy. Para penganut keyakinan ini percaya ruh orang mati tidak dapat kembali ke alam baka sebelum tubuhnya menjadi busuk. Tiap tujuh tahun sekali, mayat diangkat, dibungkus ulang, lalu dimasukkan kembali ke liang lahat bersama pesta besar-besaran. Perayaan ini melibatkan keluarga si jenazah.


2. Festival hantu lapar, China

Festival hantu lapar dirayakan warga China setiap malam ke-15 bulan ketujuh dalam kalender China. Bulan ini dikenal dengan bulannya para setan dan dipercaya arwah, jin, hantu bangkit dari alam kubur.

Selama bulan itu, semua keluarga di China wajib mengosongkan satu kursi dalam meja makan atau di ruang keluarga untuk mengingat mereka telah tiada. Mereka juga membakar uang kertas selama festival berlangsung. Setelah perayaan berakhir, para warga China menuntun hantu kembali ke bawah tanah dengan menlarungkan lentera berbentuk bunga teratai di sungai atau danau.


3. Lemuria, Italia

http://www.didunia.net/
Lemuria merupakan tradisi Roma kuno untuk mengusir roh jahat nenek moyang dari sebuah rumah. Setiap tempat tinggal harus dibersihkan oleh kepala rumah tangga dengan bangun tengah malam dan membasuh tangannya tiga kali. Lalu berjalan-jalan tanpa alas kaki ke sekeliling rumah sambil melemparkan kacang hitam dari atas bahu sebanyak sembilan kali. Dia juga merapal mantra ‘jadikan kacang ini sebagai penebus bagi saya dan nenek moyang saya’.
Ritual ini masih banyak dilakukan orang-orang Italia hingga saat ini.


4. Hari Raya Kematian, Meksiko

Hari Raya Kematian di Meksiko diadakan tiap dua hari awal November dan ini sudah masuk dalam rangkaian libur di negara itu. Perayaan ditandai dengan patung-patung tengkorak berada di tempat umum se-antero negara itu.

Hari raya Kematian aslinya memperingati musim panen Suku Aztec, suku asli Meksiko. Sebulan penuh mereka merayakan persembahan untuk Dewi Mictecacihual, Dewi Kematian. Meski perayaannya dekat dengan Halloween namun peringatan ini lebih hangat. Banyak kegembiraan, nyanyian, dan dansa sepanjang malam.


5. Pitru Paksha, India

http://www.didunia.net/
Festival Pitru Paksha merupakan tradisi Hindu di bulan Aswin dalam kalender agama itu. Perayaan berjalan selama dua minggu untuk memperingati ruh dan arwah nenek moyang serta pendahulu mereka.
Dalam mitologi Hindu saat arwah prajurit Karna mencapai surga, dia tidak menemukan apa-apa untuk dimakan selain emas. Karna memohon pada Batara Indra untuk diberikan makanan namun Indra menolak lantaran semasa hidup Karna tidak pernah memberikan makanan pada leluhurnya. Akhirnya, dia membuat kesepakatan dengan Indra agar diturunkan ke bumi selama dua minggu untuk memberikan air dan makanan pada semua orang.
 

View the original article here