About Me

My photo
have facebook , have twitter
Showing posts with label Super. Show all posts
Showing posts with label Super. Show all posts

Monday, November 18, 2013

Super Soccer Football Manager

Atur taktik, line up, transfer pemain & anggaran klub

Semua fans bola pasti pernah mempertanyakan keputusan manajernya, kenapa si Nani yang dipasang? Kenapa gak cabut aja Torres? Kenapa gak beli Giroud aja? Nah sekarang elo bisa membuktikan apakah elo memang lebih ngerti dari pada para manajer Liga Inggris.

Di Super Soccer Football Manager elo dikasih kesempatan untuk mengelola tim favorit elo, lengkap dengan semua pemainnya. Lalu silahkan atur sendiri siapa yang elo mau jual atau beli. Mau ngumpulin semua pemain bintang? Silahkan, asal mampu bayar transfer dan gajinya.

Beda dengan Fantasy Football umumnya, di Super Soccer Football Manager elo benar-benar harus memperhatikan performa pemain yang elo pasang, karena poin yang elo bukan bergantung dari penghitungan sederhana seperti menang, kalah, gol dan assist belaka. Elo harus benar-benar ngerti bola, karena banyak sekali hal detil aksi di lapangan yang berdampak langsung ke perolehan poin tim elo di dunia maya. Pemain yang elo pilih melakukan tackling dapat 1 poin, bikin passing akurat di daerah serang lawan dapat 1 poin, memotong umpan lawan dapat 1 poin, kiper elo melakukan penyelamatan dapat 5 poin, kiper elo terbang dan menangkap tendangan lawan dapat 10 poin, menciptakan peluang matang dapat 10 poin, bikin gol dari luar kotak pinalti dapat 50 poin, dan banyak lagi.

Namun performa mereka di lapangan juga bisa membuat elo kehilangan poin misalnya pemain elo kecolongan bola atau salah kontrol bola maka poin dia akan dikurangi 1 poin, bahkan kalau sampai dia bikin kesalahan yang berakibat peluang lawan, poin dia akan dikurangi 10 poin. Jadi hati-hati pilih pemain yang elo masukin ke line-up karena performa mereka bener-bener menentukan prestasi tim elo. Untuk rincian perolehan dan pinalti poin silahkan kunjungi link ini

Satu hal lagi yang membedakan Super Soccer Football Manager dari permainan Fantasy Football umumnya adalah simulasi keuangan tim. Perhatikan perolehan pemasukan dari penjualan tiket, lawan tim besar penonton lebih banyak, lawan tim kecil penonton lebih sedikit. Makin besar stadion yang elo miliki, makin banyak potensi pemasukannya, tapi lebih besar juga biaya operasionalnya. Yang utama, jangan sampai tim elo merugi karena kebanyakan menanggung gaji pemain. Untuk setiap SS$100,000 kerugian, tim elo akan dipotong 100 poin.

Jangan khawatir ada banyak cara untuk menambah pemasukan, gampangnya kalo tim yang elo pilih kebetulan menang di pertandingan sebenarnya, maka tim elo pun akan mendapatkan Win Bonus yang ditambahkan ke pemasukan mingguan tim. Elo juga akan bisa merekrut staff pemasaran dan promosi untuk menambah kegiatan komersil tim, dan tentunya pemasukan tim elo.

Benar-benar perhatikan seleksi tim elo, karena jendela transfer kita tidak akan selalu terbuka, di setiap tanggal 15 jendela transfer akan ditutup dan baru dibuka lagi pada tanggal 11 di bulan depannya. Kalau sampai menyimpan pemain cidera atau yang tidak dimainkan di pertandingan sebenarnya, berarti sama aja elo memberikan dia gaji buta dan menghambur hamburkan uang tim elo.

Satu hal lagi yang paling seru adalah interaksi yang akan elo alami sebagai seorang manajer klub BPL. Jangan heran kalo terima email dari Jose Mourinho yang menawar untuk membeli salah satu pemain elo, dan banyak lagi hal-hal yang mungkin terjadi selama elo menjabat sebagai manajer klub BPL di Super Soccer Football Manager

Kalau semua itu belum cukup, kami juga memberikan hadiah hadiah seru setiap minggunya bagi Manajer of the Week Super Soccer Football Manager. Manajer yang memperoleh nilai tertinggi di setiap akhir match day boleh memilih sendiri jersey tim apa yang ia inginkan, dan kami akan menyediakannya. Selain itu sepuluh pemeroleh poin tertinggi di setiap minggu akan mendapatkan Super Soccer Medalllion yang dapat disimpan dan ditukarkan dengan berbagai hadiah dari koleksi merchandise sepak bola kami. Barang apa saja yang tersedia? Ada bola souvenir, gantungan kunci tim, miniatur stadion tim, replica medali FA, Momento bersejarah dari masing masing tim BPL, dan juga jersey bertanda tangan pemain bintang seperti Ozil, Walcott, Lampard, Mata, Van Persie dan banyak lagi.

Super Soccer Football Manager adalah sebuah permainan yang menggabungkan konsep permainan simulasi manajemen sepak bola dan permainan fantasy football. Permainan ini dilakukan secara online melalui situs www.supersoccer.co.id atau aplikasi mobile yang dapat di download secara terpisah.

Untuk mendaftar dan turut bermain, kunjungi fm.supersoccer.co.id. Permainan diawali dengan pemilihan tim, dimana user akan diminta untuk menentukan line-up terbaik yang akan diturunkannya di setiap minggu. User dapat menjual pemain yang ada di tim pilihannya dan menggantikannya dengan pemain lain dengan cara belanja pemain di bursa transfer. User akan memperoleh poin berdasarkan performa pemain yang dipilih di pertandingan yang sesungguhnya.

Penentuan perolehan poin pemain dilakukan berdasarkan data statistik resmi pertandingan BPL yang dicatat oleh Opta, mitra resmi BPL untuk data dan statistik.

Anda harus mendaftar menggunakan Facebook account dengan mengklik tombol mendaftar di halaman utama fm.supersoccer.co.id

Anda bisa mendaftar kapan saja, namun Anda tidak akan dapat menentukan line-up jika pertandingan matchday di minggu itu sedang berlangsung (Sabtu 17:00 WIB – Senin/Selasa 09:00 WIB). Jika Anda mendaftar di saat transfer window (jendela transfer) sedang ditutup, Anda akan diberikan 1 hari untuk melakukan jual beli pemain sampai nanti jendela transfer dibuka lagi. untuk keterangan lebih lanjut baca Jendela Transfer.

Untuk menikmati layanan penuh permainan Super Soccer Football Manager, kami memerlukan alamat email aktif Anda sehingga memungkinkan terjadinya interaksi game yang dapat menentukan perolehan poin. Contoh interaksi yang mungkin terjadi adalah email dari manajer lain yang menawar untuk membeli salah satu pemain Anda, email dari staff keuangan yang menemukan cara untuk mengurangi pembayaran pajak, dll.

Perolehan poin mingguan ditentukan oleh perolehan pemain yang dipilih masuk kedalam line-up setiap minggunya, dimana mereka akan menerima poin sesuai performa mereka di pertandingan sesungguhnya. Poin yang diperoleh pemain dihitung berdasarkan data statistik resmi pertandingan BPL yang dicatat oleh Opta, mitra resmi BPL untuk data dan statistik.

Di bagian ‘KLUB SAYA’, klik tombol ‘PEMAIN”. pilih pemain yang ingin Anda jual, dan klik tombol jual yang terletak di bawah profil nya.

Di halaman ‘MENGELOLA TIM’, pilih pemain yang ingin Anda pasang, klik dan tarik jersey yang bernama pemain pilihan dan letakkan jersey itu di posisi yang di kehendaki. Lakukan hal itu sampai ke 11 starter dan 5 pemain cadangan terpasang. Anda hanya bisa menempatkan pemain sesuai posisi utamanya (gelandang, striker, bek, kiper)

Anda akan mendapat bonus pemasukan jika tim yang Anda kelola juga meraih kemenangan di pertandingan sebenarnya. Selain itu, sebentar lagi Anda akan bisa mengambil banyak inisiatif seperti merekrut staff komersil seperti marketing director, PR manager, dan lain-lain dimana mereka akan menjadwalkan kegiatan pemasaran untuk menghasilkan dana tambahan.

So, elo merasa elo ngerti bola dan mampu menjabat posisi terpenting di klub kesayangan elo? Stop boasting and start working. Super Soccer Football Manager, Show what you know!


View the original article here

Tuesday, September 17, 2013

[Daily News 02/09/13] Super Juve Returns!

SUPER JUVE! ya itulah kata yang tepat untuk menggambarkan dominasi Juve atas Lazio pada pertandingan giornata kedua Minggu dini hari kemarin. Kata tersebut juga seolah menampar pernyataan Petkovic sebelum pertandingan bahwa kekalahan 4 gol tanpa balas di Supercoppa kemarin bukanlah Lazio yang sesungguhnya, dan gap antara Juve dan Lazio tidak terlalu besar. So dengan kekalahan 4-1 kemarin apakah gap antara Juve dan Lazio tidak terlalu besar? Dan apakah pada pertandingan kemarin bukanlah Lazio sesungguhnya yang bermain? Entahlah, hanya Petkovic sendiri yang tahu :) .

1236266_728190113874887_374282137_n

Starting line-up yang diturunkan pada pertandingan ini tidak jauh berbeda dengan laga Supercoppa yang dihelat 2 minggu lalu.

Juventus (3-5-2):  Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Vidal, Pirlo, Pogba, Asamoah; Tevez, Vucinic.

Lazio (4-2-3-1): Marchetti; Cavanda, Novaretti, Cana, Radu; Gonzalez, Biglia; Hernanes, Lulic, Candreva; Klose.

2503_10151582530467466_448822690_n

Pada pertandingan yang dihadiri 38.041 spektator di Juventus Stadium kemarin, sebenarnya dominasi Juve sudah terlihat pada awal laga. Berkali-kali Juve menekan Lazio untuk bermain setengah lapangan, hingga akhirnya terciptalah gol yang dicetak oleh Arturo Vidal pada menit 14. Gol tersebut lahir berkat kerja sama apik antara Pogba yang melakukan umpan one-two dengan Tevez  sebelum melepaskan umpan matang ke arah Vidal yang berlari masuk ke jantung pertahanan Lazio dan dengan tenang mengoyak gawang Marchetti, JUVE 1 – Lazio 0.

Setelah unggul 1 gol, Juve tidak mengendorkan serangan, bahkan permainan Lazio yang sedikit terbuka untuk mengejar 1 gol membuat Juve semakin leluasa untuk menyerang. Hingga akhirnya pada menit ke 26, memanfaatkan umpan lambung Bonucci, Vidal yang lolos dari jebakan offside mencetak doppieta yang menambah keunggulan Juve menjadi 2 gol atas Lazio. Doppieta tersebut menambah koleksi gol Vidal ke gawang Lazio menjadi 5 sepanjang tahun 2013.

Dengan keunggulan 2 gol, tampaknya konsentrasi pemain Juve sedikit menurun, hingga akhirnya selang beberapa menit setelah Vidal mencetak doppieta, lebih tepatnya menit ke 28 Klose memperkecil kedudukan memanfaatkan bola muntah tendangan dari Hernanes yang gagal diantisipasi oleh Buffon, JUVE 2 – Lazio 1.Gol tersebut merupakan gol pertama bagi Klose setelah menjalani 8 laga melawan Juve sejak bergabung dengan Lazio pada tahun 2011.

Gol Klose tersebut, setidaknya sedikit membuat semangat para pemain Lazio terpacu, namun sampai akhir babak pertama, kedudukan masih JUVE 2 – Lazio 1.

1235450_10151582530747466_1965066522_n

Pada babak kedua, belum ada perubahan yang dilakukan dan kedua kubu masih masuk ke lapangan dengan pemain yang sama pada babak pertama. Meskipun Lazio berusaha menyamakan kedudukan di awal laga, namun Juve justru menambah keunggulan menjadi 3-0 selang empat menit babak kedua berjalan. Memanfaatkan umpan lambung khas Bonucci, Vucinic yang lolos dari pengawalan bek Lazio dengan mudah mengelabui Marchetti dengan satu sentuhan.  JUVE 3 – Lazio 1.

Tertinggal 3-1 dan sulit untuk menembus pertahanan kokoh yang dikawal Barzagli-Bonucci-Chiellini, Lazio tampaknya mencoba peruntungan dengan melakukan tendangan keras dari luar kotak penalty. Namun apa daya, strategi tersebut tidak efektif, bahkan Hernanes yang sebelumnya telah mendapatkan kartu kuning  tampak frustasi hingga mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke 64 setelah wasit mengetahui tangannya menyentuh bola.

Tertinggal 3-1 dan bermain dengan 10 pemain tampaknya tidak ada harapan lagi bagi Lazio selain menghindari banyak gol yang bersarang ke gawangnya. Juve yang unggul jumlah pemain terus melancarkan serangan untuk menambah keunggulan. Pada menit ke 71 berawal dari kerjasama manis antara Tevez dan Vidal, Tevez berhasil memperdayai Marchetti, namun sayang Marchetti yang sudah terpana melihat tendangan terarah Tevez masih diselamatkan oleh tiang gawang.

1002190_10151582530982466_1305089913_n

Setelah membentur gawang, akhirnya pada menit ke 80, akhirnya Tevez mencetak gol pertamanya di Juventus Stadium setelah memaksimalkan umpan dari Vidal dan mengelabui Lorik Cana. JUVE 4 – Lazio 1. Gol tersebut merupakan gol ketiga Tevez di tiga pertandingan resmi Juve. Dan Tevez langsung menyajikan selebrasi khas yang dijanjikannya dengan menunjukkan kaos bertuliskan “FUERTE APACHE”. Hingga akhirnya peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah JUVE 4 – Lazio 1, kemenangan tersebut semakin mempertegas dominasi Juve atas elang ibukota. Terakhir kali Lazio menang di Turin terjadi pada tanggal 22 April 2009 di ajang Coppa Italia. Sementara di Serie A, kekalahan kandang terakhir Juve atas Lazio terjadi pada 2002/2003.

1209019_10151582530217466_1072804783_n

Selepas pertandingan, Antonio Conte memberikan tanggapannya mengenai pertandingan ini pada Sky Sport.

”Winning again and putting another four goals past Lazio is a sign of our growing form, both as a collective and as individuals, we are shaking off the heavy workload of pre-season training and have won all three of our official matches. Today we were facing a tough opponent who always made us suffer. It’s a victory that gives us confidence, but we must never let our concentration slip. We started very strong, particularly the spectacular opening 25 minutes in terms of intensity and organisation. When 2-0 up we conceded an unlucky goal from Miroslav Klose that put the brakes on us a little bit. Lazio had several shots from distance and we do have to improve on defending those. In possession we cause problems and our opponents often try to hit us on the counter-attack, but we did well to prevent those. We still need to improve, as in some stages there wasn’t enough pressure from the midfielders and we went too deep.”

1236732_10151582531722466_1944246641_n

Sementara Vladimir Petkovic juga sedikit memberikan komentarnya pada Sky Sport mengenai pertandingan yang berakhir 4-1 untuk Juve ini.

“You can’t give Juventus the opportunity to score certain goals,we need to be sharper and more clear-headed both in defence and attack, because we had our chances too. We went too deep and allowed too much space to the Bianconeri, a very strong side who keep the ball well and burst through with their midfielders. We should’ve been tighter and more compact. Now there is the break for international duty and we must reflect on how to avoid certain situations.”

1176192_10151582530787466_1538959582_n

Leo Bonucci yang tampil brilian dengan 2 assistnya juga mengomentari hasil pertandingan ini.

“These are things we practice in training during the week. It went well tonight with my left foot, while I had already done a pass like that with my right in the game that won the Scudetto,” he revealed. This is the Juventus that Conte wants, especially in the opening 25 minutes. We slowed the tempo after Miroslav Klose’s goal, but in the second half thanks to Mirko Vucinic we were able to restore our two-goal cushion. We then did well to finish off the match with Carlos Tevez. Gigi Buffon had every reason to be angry with us, though, as we allowed Lazio too many shots from distance. We put in two great performances. In the Super Cup we punished them with goals in quick succession, whereas this time we built chances from start to finish. We played with the same rage and passion that stood us apart over the last two seasons.”

7244_10151582441777466_1339112431_n

Sebelum pertandingan Juve-lazio dihelat, Juve membuka dan meresmikan tribun eksklusif “Legends Club” yang diperuntukkan untuk para legenda Juve yang ingin menyaksikan laga Juve secara langsung. Tribun ekslusif yang diperuntukkan bagi legenda Juve dan Juventini yang ingin menonton dari tribun ini. Apabila beruntung, Juventini yang menonton melalui tribun ini bisa menonton langsung pertandingan Juve dengan legenda Juve (kapan lagi bisa nobar dengan legenda Juve :p )

1157398_10151582441177466_692372021_n

Acara peresmian “Legends Club” ini juga dihadiri para legenda-legenda Juve seperti Antonio Cabrini, Roberto Bettega, Stefano Tacconi, Ciro Ferrara, Moreno Torricelli, Mark Iuliano dan Mauro Camoranesi.  So adakah rencana Signora1897-ers yang ingin menonton langsung dari tribun “Legends Club”? :)

58810_10151582441242466_947076473_n

Di kesempatan yang sama, Mauro Camoranesi juga memberikan sedikit pandangannya terhadap Juve, berikut petikan Camo yang diambil dari Sky Sport.

“I think Juve have a much higher quality of players than other clubs in Serie A, Juve is on of the few teams that are able to attract top players, who in past years it was hard to bring and attract to Serie A. With 2 Scudetto Juve have found a bit of sex appeal from players like Tevez and Llorente who have international level experience. Juve is well structured team than any other team in Serie A, and hopefully they can win again this year. UCL? I think it will always take time, its not by coincident the team today is among the top in euro. Juve won the last 2 championship without any major problem, i think Juve without fear in the coming years can get UCL, but i hope this year they can achieve the goal of UCL”

Well, demikian Signora1897-ers daily news hari ini, semoga performa SUJU (bukan super junior, tapi Super Juve :p ) bisa membawa Juve meraih mimpi di Italia, Eropa, bahkan Dunia. FINO ALLA FINE FORZA JUVENTUS!


View the original article here