About Me

My photo
have facebook , have twitter
Showing posts with label Agnelli. Show all posts
Showing posts with label Agnelli. Show all posts

Thursday, January 2, 2014

[Daily News 24/12/13] Christmas Break, Carlos Tevez, Andrea Agnelli, Dan Gigi Buffon

You Are Here: Home » - Daily News -, All Articles » [Daily News 24/12/13] Christmas Break, Carlos Tevez, Andrea Agnelli, Dan Gigi Buffon

Signora1897-ers,raihan tiga angka dari lawatan ke Bergamo saat menghadapi Atalanta hari Minggu kemarin menjadi partai terakhir Juve di tahun 2013. Ya, setelah partai menghadapi Atalanta, pelatih Juve, Antonio Conte, memberikan libur kepada anak buahnya untuk merayakan Natal bersama keluarganya.

Antonio Conte reacts after the Cup of Italy Juventus vs Napoli at the Olympic Stadium-1202143

Dalam situs resminya, Juve mengkonfirmasi bahwa para pemain diberikan waktu libur selama enam hari sebelum berkumpul kembali di Vinovo pada tanggal 29 Desember. Berikut pernyataan resmi klub terkait jeda Natal yang diberikan kepada pemainnya.

Antonio Conte hands his players six days of rest over the festive period following yesterday afternoon’s triumph in Bergamo.

After extending their winning sequence to nine Serie A games with yesterday’s 4-1 success over Atalanta, Antonio Conte’s league leaders returned to Turin to begin the first of six deserved days off over the festive period.

The Bianconeri will therefore enjoy the opportunity to relax with their families ahead of their return to the club’s Vinovo training complex on Sunday 29 December.

The session will mark the start of preparations for an exciting top-of-the-table showdown with nearest challengers Roma, to be played at Juventus Stadium on Sunday 5 December at 20.45 CET.

***

Jeda enam hari yang diberikan klub banyak dimanfaatkan oleh para punggawa Juve untuk pulang ke kampung halamannya, tidak terkecuali Carlos Tevez. Pemain yang sedang dalam performa terbaiknya tersebut memanfaatkan libur Natal dengan pulang ke kampung halamannya di Argentina.  Dalam kesempatan tersebut, Tevez juga sempat meluangkan waktunya untuk memberikan wawancara dengan salah satu media di Argentina.

333477_heroa

Berikut petikan wawancara Carlos Tevez dengan Argentina Sportiva.

Tentang awal karirnya di Turin.

I’m very happy in Juventus, now i have to think only on rest to prepare better for the match against Roma.

I’m happy with how things are going, now i think to rest and enjoy the holidays.

Now i’m in a strong team, i’m happy because i’m in big group

Tentang timnas Argentina.

Play for Argentina? I’m not wondering if not be called… You [People] know how i feel.

Tentang partai melawan Roma.

On 5 January, there will be a very important match with Roma. I’m ready to charge the batteries to do our best.

Tentang partai melawan Atalanta.

We are first in the standings, we wanted to win against Atalanta to keep posting and we succeeded.

Tentang Juventus.

Juve are team well equipped and very strong. I came into a team that was already winning and well prepared.

Juventus are a team well prepared, on the other hand had already won two championships in a row.

I’m very happy to be part of this group, we wanted to have this advantage in Serie A and we did it so far.

Tentang Boca Junior.

Boca? It’s not always easy to stay on top. There have been many injuries this season. It was very difficult to do more.

I can’t find the right certain critism, i hope Boca back to win a lot in the future.

It’s clear that we suffer in knowing that Boca will not make the Libertadores next year.

Tentang Carlos Bianchi.

He has done themost as a coach for this club, we can’t ask more.

***

Selain Carlos Tevez, Andrea Agnelli, yang merupakan presiden Juve saat ini juga menyempatkan diri untuk berbicara tentang Juventus kepada pers. Berikut petikan sang presiden bersama harian olahraga yang berbasis di Turin, Tuttosport.

Tentang partai di Istanbul.

In Istanbul, we havedone everything possible to postpone the game. In Istanbulwe were in contact with the highest levels of UEFA that they said: “In this game you have to play”.

Tentang dampak eliminasi Champions League terhadap finansial Juve.

The elimination from the Champions League is worse for our image & the budget, We must participate in year -on-year. Next year we will find ourselves in Champions League knowing that we have a problem of UEFA ranking in 2 years 2010/11 & 2011/2012.

Two years ago, without the Champions League, We were about 210/215 million in revenue. Last year we reached 283 million in revenue. In 2015/2016, when several contracts expire, under other already signed our revenue will be around 240/250 million. Our goal is 300 million in revenue net of the Champions League after 2015/2016.

Tentang Conte.

I’m very happy with him and he is very happy with me & Juventus . I do not see Juventus without Conte

Tentang Pirlo.

I said to Andrea that here is his home. He loves Juventus and is happy here

Tentang perpanjangan kontrak Pirlo.

I know that he and Marotta will meet in February-March to talk about renewal.

Tentang perpanjangan kontrak Pogba.

The extension there may be. I do not think there are problems at this point

Tentang Tevez dan Llorente.

Their Purchase were good movement by Marotta, Paratici & Nedved to identify these opportunities

Tentang bursa transfer musim dingin.

For me, the market is done in June. In January there is a market for repair and I do not think there is anything to be repaired

***

Sebelum menutup Daily News hari ini, terdapat kabar dari penjaga gawang dan juga kapten timnas Italia dan Juventus, Gigi Buffon. Setelah tampil ciamik dan mampu mencetak 8 clean-sheet berturut-turut, akhirnya torehan spektakuler Gigi harus terhenti di Bergamo, saat berhadapan dengan Atalanta.

Maxi Moralez, pemain mungil Atalanta inilah yang berhasil menghentikan menit clean-sheet Gigi pada angka 745. Dengan torehan 745 menit tanpa kebobolan, Gigi berhasil menyamai pencapaian Marchegiani pada saat membela Lazio musim 1997/1998.

Gianluigi+Buffon+Juventus+v+Chelsea+UEFA+Champions+l94Rfm6YDDPl

Selain menyamai torehan Marchegiani, dengan torehan 745 menit clean-sheet, Gigi berhasil masuk ke dalam daftar penjaga gawang yang berhasil mencatatkan rekor clean-sheet terlama. Berikut daftar penjaga gawang yang mencatat rekor clean-sheet terlama di Serie A.

1. Rossi (Milan) 929 minutes 1993-94
2. Zoff (Juve) 903 minutes 1972-73
3. Da Pozzo (Genoa) 791 minutes 1963-64
4. Pelizzoli (Roma) 774 minutes 2003-2004
5. Pinato (Atalanta) 757 minutes 1996-97
6. Marchegiani (Lazio) 745 minutes 1997-98
6. Buffon (Juve) 745 minutes 2013-2014
8. De Sanctis (Roma) 744 minutes 2013-2014
9. Reginato (Cagliari) 712 minutes 1966-67
10. Handanovic (Udinese) 704 minutes 2010-2011


View the original article here

Sunday, November 17, 2013

[Daily News 01/11/13] #116AnniJuve Bagian I: Era Canfari dan Gianni-Umberto Agnelli

You Are Here: Home » - Daily News -, All Articles » [Daily News 01/11/13] #116AnniJuve Bagian I: Era Canfari dan Gianni-Umberto Agnelli

Signora1897 ers, hari ini, 1 November 2013, adalah hari ulang tahun Juventus yang ke-116. Juve adalah klub kedua tertua di Italia (setelah Genoa), tersukses di Italia dengan 31 scudetti, dan dalam sebuah survey oleh perusahaan Demos & Pi pada September 2012, tim dengan supporter terbanyak di Italia.

panchina

(Foto: Di bangku inilah Eugenio Canfari, Enrico Canfari dan teman-temannya mendiskusikan pembentukan Juventus. Bangku ini terkenal dengan sebutan La Panchina.)

Nah, bagaimanakah Juventus didirikan dan prestasi-prestasinya? Berikut sejarah singkatnya:

Eugenio_Canfari1 November 1897 – Dua bersaudara Eugenio Canfari dan Enrico Canfari beserta teman-temannya murid SMU Massimo D’Azeglio di kota Turin mendirikan klub sepakbola Sport-Club Juventus. Eugenio Canfari menjadi presiden pertama.

1898 – Setelah setahun, Enrico Canfari menjadi presiden kedua, menggantikan kakaknya.

1899 – Berganti nama menjadi Foot-ball Club Juventus.

1900 – Juventus bergabung ke dalam Primo Campionato Nazionale (cikal bakal Serie A) dengan seragam resmi pertama berwarna pink dengan dasi atau dasi kupu-kupu berwarna hitam.

1905Scudetto.svg Scudetto pertama, dibawah kepemimpinan presiden Alfredo Dick.

1906 – Setelah bersitegang di kamar ganti, presiden Alfredo Dick keluar dari Juventus dan dengan membawa beberapa pemain-pemain inti, membentuk Foot-ball Club Torino. Perselisihan terjadi kemungkinan karena masalah pemain asing, dimana Dick ingin Juventus lebih “Italia”. Perpecahan ini menyebabkan prestasi dan kondisi keuangan klub merosot.

1916 – 1919 – Liga dihentikan sementara karena Perang Dunia Pertama.

1923 – Juventus dibeli oleh pemilik FIAT Edoardo Agnelli, dimana di tahun yang sama, Agnelli juga membuat stadion baru untuk Juventus, Campo di Corso Marsiglia. Sampai disini, bisa dibilang adalah berakhirnya Era Pertama, Era Canfari, berakhir dan dimulai-lah Era Kedua, Era Agnelli.

1925/26Scudetto.svg Scudetto kedua, dibawah kepemimpinan pelatih Jeno Karoly (Hungaria) dan presiden Edoardo Agnelli. Karoly adalah pelatih pertama Juventus dan ditunjuk langsung oleh Agnelli. Sebelum Juve dibeli Agnelli, tidak ada pelatih resmi dan latihan dipimpin oleh kapten tim.

1930/31 – 1934/35Scudetto.svg Lima scudetto berturut-turut, no. 3, 4, 5, 6 dan 7. Empat yang pertama diraih dibawah pelatih Carlo Carcano (Italia) dan dengan tulang punggung Giovanni Ferrari, Raimundo Orsi, Luis Monti dan trio pemain belakang Gianpiero Combi, Virginio Rosetta, dan Umberto Caligaris, dimana keenam pemain ini juga membawa Italia menjuarai Piala Dunia 1934. Tiga pemain Juve lain, Luigi Bertolini, Felice Borel, dan Mario Varglien, juga menjadi anggota tim pemenang Piala Dunia 1934 ini. Total pemain Juve di tim juara Piala Dunia ini adalah sembilan pemain. Scudetto musim 1934/35 diraih dibawah pimpinan mantan pemain Carlo Bigatto (Italia) dan Benedetto Gola (Italia) yang menggantikan Carlo Carcano di pertengahan musim.

1933 – Juventus pindah kandang home ke Stadio Comunale, dimana stadion ini terus dipakai hingga tahun 1990.

1937/38Rosette Cup Italia.svg Coppa Italia pertama, dibawah pelatih dan mantan pemain Virginio Rosetta (Italia). Italia memenangkan Piala Dunia 1938, Piala Dunia keduanya, dengan dua pemain Juve, Alfredo Foni dan Pietro Rava.

1941/42Rosette Cup Italia.svg Coppa Italia kedua, dibawah pelatih dan mantan pemain Giovanni Ferrari (Italia) dan Luis Monti (Italia).

1943 – 1945 – Liga dihentikan sementara karena Perang Dunia Kedua.

1945 – Juventus berganti nama menjadi Juventus Football Club.

1946 – Legenda terbesar Juventus, Giampiero Boniperti (sebelum akhirnya disamai dan dilewati oleh Alessandro Del Piero) bergabung. Boniperti akan terus membela Juventus hingga tahun 1961. Total 15 tahun.

1947 – Juventus menunjuk Gianni Agnelli, anak Edoardo, menjadi presiden Juventus.

1949/50Scudetto.svg Scudetto kedelapan. Setelah puasa gelar selama 14 tahun dimana para mantan pemain bergantian menjadi pelatih, akhirnya Juventus meraih scudetto kembali dibawah pelatih Jesse Carver (Inggris) dan presiden Gianni Agnelli.

1951/52Scudetto.svg Scudetto kesembilan, dibawah pelatih Gyorgi Sarosi (Hungaria) dan presiden Gianni Agnelli.

1955 - Umberto Agnelli, adik Gianni, menjadi presiden Juventus. Umberto adalah ayah dari Andrea Agnelli, presiden Juventus yang sekarang. Melihat Juventus puasa gelar cukup lama, di tahun 1957 Umberto merekrut dua pemain John Charles (Wales) dan Omar Sivori (Argentina), yang digabungkan dengan Boniperti membentuk trio maut selama empat tahun mereka bermain bersama.

1957 - Juventus memecahkan rekor dunia saat membeli Omar Sivori dari River Plate. Ini adalah pembelian rekor dunia pertama Juventus. Selain Sivori, presiden Umberto Agnelli juga membeli John Charles dari Leeds United dan terbentuklah trio legendaris Boniperti-Charles-Sivori.

1957/58Star *. Svg Scudetto.svg Scudetto ke-10, dibawah pelatih Ljubisa Brocic (Yugoslavia) dan presiden Umberto Agnelli. Trio Boniperti-Charles-Sivori langsung meraih scudetto di musim pertama mereka bermain bersama.

1958/59Rosette Cup Italia.svg Coppa Italia ketiga, dibawah pelatih Teobaldo Depetrini (Italia), yang menggantikan Ljubisa Brocic di pertengahan musim, dan presiden Umberto Agnelli.

1959John Charles meraih peringkat ketiga Ballon d’Or, dibawah pemenang Alfredo Di Stefano (Real Madrid) dan runner-up Raymond Kopa (Real Madrid).

1959/60A double winner: Scudetto.svg Scudetto ke-11, dibawah pelatih dan mantan pemain Renato Cesarini (Italia) dan Carlo Parola (Italia) dan presiden Umberto Agnelli dan Rosette Cup Italia.svg Coppa Italia keempat, dibawah pelatih Renato Cesarini (Italia) dan presiden Umberto Agnelli. Cesarini adalah pemain Juve yang memenangkan scudetto lima kali berturut-turut dari musim 1930/31 hingga 1934/35 sedangkan Parola adalah legenda Juve yang telah membela klub selama 15 tahun (1939-1954) dan tampil lebih dari 300 pertandingan. Parola juga terkenal dengan sebutan Mr. Bycicle-Kick karena keahliannya tersebut.

1960/61Scudetto.svg Scudetto ke-12, dibawah pelatih Carlo Parola (Italia) dan Gunnar Gren (Swedia), dimana Gren menggantikan Cesarini di pertengahan musim, dan presiden Umberto Agnelli.

10 Juni 1961Omar Sivori mencetak rekor mencetak gol terbanyak bagi Juve dalam satu pertandingan liga dengan enam gol saat Juve mengalahkan Inter Milan 9-1.

1961Omar Sivori menjadi pemain Juventus pertama yang meraih Ballon d’Or.

1961Giampiero Boniperti pensiun. Dari 15 tahun membela Juve, Boniperti mencatat rekor mencetak gol terbanyak dengan 182 gol untuk Juventus di semua kompetisi sebelum akhirnya dipecahkan oleh Alessandro Del Piero pada tanggal 10 Januari 2006. Artinya, rekor ini bertahan selama 45 tahun! Luar biasa.

1962 – Presiden Umberto Agnelli mundur dan digantikan oleh Vittore Catella.

stile juve

(Foto: Kiri-kanan: Gianni Agnelli, Vittorio Chiusano, Giampiero Boniperti, Umberto Agnelli.)

Menurut penulis, super legenda di masa ini adalah:

Eugenio dan Enrico Canfari (pendiri)Edoardo Agnelli (pemilik dan presiden)Gianni Agnelli (pemilik dan presiden)Umberto Agnelli (presiden)Carlo Carcano (pelatih, empat scudetti berturut-turut)Carlo Parola (pelatih, tiga scudetti dan pemain, 15 tahun, 300+ penampilan, dua scudetti dan satu Coppa Italia)Giampiero Boniperti (pemain, 15 tahun membela Juve dengan rekor (saat itu) 182 gol)John Charles (pemain, lima tahun (1957-1962) membela Juve dan selama empat tahun membentuk trio maut Boniperti-Charles-Sivori dan meraih tiga scudetti dan dua Coppa Italia)Omar Sivori (pemain, delapan tahun (1957-1965) membela Juve dan meraih satu Ballon d’Or, tiga scudetti dan tiga Coppa Italia)

Nah, bagaimanakah kiprah Juve setelah Era Canfari, Gianni Agnelli, dan Umberto Agnelli berakhir? Mari nantikan bagian kedua di Daily News besok. Forza Juve!!!

______________________________________________________________________________________

“I didn’t choose Juve. Juve chose me.” @dwicarta is just an ordinary guy who happens to bleed black-and-white since Roby Baggio wreaked havoc in 1990 World Cup in Italy. When time permits, he’d like to spend it on hoops and one of his passions: writing. One day he stumbled into juventus.theoffside.com and now here he is: doing his passion on his passion.


View the original article here