About Me

My photo
have facebook , have twitter
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts

Sunday, November 17, 2013

[Daily News 15/11/13] Stabilitas Ekonomi di Juventus, Revolusi di kota Milan!

You Are Here: Home » - Daily News -, All Articles » [Daily News 15/11/13] Stabilitas Ekonomi di Juventus, Revolusi di kota Milan!

Signora1897 ers, tanggal 13 November kemarin the Board of Directors (BoD) Juventus menyetujui angka finansial Q1 musim 2013/14, yaitu masa 01 Juli 2013 hingga 30 September 2013.

BoD_30Sep2013

Dari tabel di atas, dapat dilihat pengeluaran Juve meningkat sekitar 6m (56m – 49.3m) dibandingkan pengeluaran masa yang sama musim kemarin (karena belanja pemain dan gaji) namun pemasukan Juve hampir tidak berubah dibandingkan dengan pemasukan di masa yang sama musim kemarin dan BoD juga memproyeksikan bahwa Juve masih akan mengalami kerugian di musim ini.

Menurut penulis, hingga dua tahun ke depan kemungkinan kondisi ini tidak banyak berubah. Kondisi finansial Juve baru akan meningkat tajam mulai musim 2015/16, saat Continassa mulai dibuka, kerjasama dengan Adidas, dan sponsor baru pengganti Jeep dimulai.

Walau begitu, penulis yakin dalam masa dua tahun sebelum memasuki musim 2015/16 nanti, kondisi keuangan Juve akan stabil dan kokoh menunjang prestasi di atas lapangan hijau, setidaknya di kompetisi dalam negri.

***

Dengan dipanggilnya 12 pemain Juve oleh timnas mereka masing-masing, pemain yang tersisa, ditambah dengan pemain-pemain primavera, melakukan pertandingan persahabatan dengan tim Serie D Asti. Juve memenangkan pertandingan dengan skor 7-0 lewat gol-gol Mirko Vucinic (2), Fabio Quagliarella (2), Sebastian Giovinco, Marco Motta dan Simone Padoin.

Vidal-fehlt-Chile-gegen-England-und-Brasilien_teaser_620x420Selain itu, Arturo Vidal direncanakan telah berlatih kembali dengan Juve pagi hari ini setelah dipulangkan oleh tim medis Chile (dari London menjelang partai Inggris-Chile) untuk melakukan pemulihan dari cedera ringannya (diperkirakan absen 7-8 hari sejak Senin kemarin). Vidal diprediksi segera dapat bermain lagi seusai international week ini melawan Livorno walau kemungkinan tetap diistirahatkan untuk menghadapi Copenhagen tiga hari kemudian di partai penting Champions League.

Dari London, Vidal menyatakan kekecewaannya tidak dapat membela Chile di dua laga persahabatan melawan Inggris dan Brazil di international week ini tetapi dia berharap agar cepat pulih sehingga dapat segera bermain untuk Juve.

***

Kembali ke Turin. Dengan hukuman penutupan Curva Nord satu pertandingan dan Curva Sud untuk dua pertandingan karena perlakuan diskriminasi teritori oleh para ultras saat Juve menjamu Napoli, harian Tuttosport memberikan masukan yang sepertinya akan disetujui oleh Lega Serie A. Daripada kosong, harian kota Turin tersebut mengeluarkan ide supaya pada pertandingan Juve-Udinese, kedua curva tersebut diisi oleh anak-anak. Perwakilan CONI (Badan Olahraga tertinggi di Italia) dan FIGC telah menyerukan persetujuannya.

***

Dengan minimnya berita Juve karena international week, mari kita melirik sejenak ke kota Milan.

new_Milan_HQAC Milan baru saja meresmikan markas baru mereka, pindah dari markas lama di via Turati ke via Rossi. Apabila jarak antara via Turati ke Stadio San Siro adalah 7.3km, maka jarak antara via Rossi dengan stadion hanya 2.4km.

Namun, beserta dengan markas baru ini, gonjang-ganjing pergantian pimpinan juga berhembus kencang.

Milan, yang musim ini terpuruk di posisi ke-10 dan tertinggal 19 poin dari pimpinan sementara AS Roma, terus digonjang-ganjing isu perbedaan pendapat antara VP Adriano Galliani dan anak pemilik, Barbara Berlusconi. Apabila tadinya pelatih Max Allegri yang paling banyak dihujat oleh milanisti (setidaknya oleh beberapa oknum yang berpandangan sempit di media sosial), maka belakangan ini ketegangan di puncak pimpinan-lah yang menyita perhatian.

Galliani memang legenda yang telah memimpin Milan sejak 1986 (!) dan mendatangkan Marco van Basten, Ruud Gullit, George Weah, Dejan Savicevic, Zvonimir Boban, Kaka 1.0 dan banyak lainnya tetapi belakangan “hanya mampu” menghadirkan Kevin Constant, Matias Silvestre, Valter Birsa, dan lain-lain. Memang dia masih bisa mendatangkan Mario Balotelli dan Kaka 2.0 tetapi yang lain? Jauh dari harapan.

Barbara Berlusconi, yang memang semakin sering tampil di tribun menyaksikan penampilan Milan, akhirnya mulai melakukan pergerakan musim ini. Para media Italia meyakini bahwa Barbara “gerah” dengan situasi ini dan memprediksi bahwa ini adalah musim terakhir Galliani sebagai VP Milan. Musim depan, posisi tertinggi (dibawah sang pemilik, Silvio Berlusconi, tentu saja) akan diambil alih oleh Barbara dan Galliani akan memfokuskan dirinya di ajang politik, bergabung dengan partai Forza Italia yang juga milik Silvio Berlusconi.

Menurut gosip, Milan dibawah Barbara akan melakukan perombakan besar-besaran, dengan rencana “membajak” Claudio Fenucci (Roma) sebagai managing director dan Daniele Prade (Fiorentina) sebagai direktur sport. Tidak ketinggalan, Paolo Maldini juga akan diberikan posisi penting dalam manajemen. Untuk pelatih, kemungkinan besar Max Allegri juga akan diganti, dengan calon terkuat Clarence Seedorf dan diikuti oleh Pippo Inzaghi.

Sepertinya, Barbara ingin mengikuti model Juventus: MD yang pintar berpikir dari sisi ekonomi seperti Beppe Marotta, DS yang ahli menilai talenta seperti Fabio Paratici, legenda yang ditunjuk menjadi penghubung seperti Pavel Nedved, dan juga legenda yang ditunjuk menjadi pelatih seperti Antonio Conte.

Model yang sama, tetapi apakah hasil juga sama? Tidak semudah itu tetapi mari kita saksikan saja sejauh manakah langkah Milan dengan pemimpin-pemimpin baru ini.

***

Apabila Milan melakukan revolusi di bawah pimpinan lama, maka di Inter Milan terjadi perubahan di puncak. Massimo Moratti secara resmi telah menjual sebagian besar sahamnya kepada konsorsium asal Indonesia yang dipimpin oleh Erick Thohir. Moratti, yang masih memiliki saham 28.3%, juga telah menyatakan bahwa Thohir akan menjadi presiden baru.

Menurut gosip yang beredar, Thohir dkk akan menguasai 70% saham dan menempatkan lima-enam orang di BoD. Anak Moratti, Angelomario, juga akan menjadi anggota BoD dan kemungkinan menjadi VP/wakil presiden. Moratti sendiri menjadi honorary chairman, jabatan kosong yang tidak memiliki kuasa mengambil keputusan. Javier Zanetti, legenda yang mungkin akan pensiun satu-dua tahun lagi, juga akan diberikan posisi penting di manajemen.

Selain di BoD, kemungkinan tidak terdapat banyak perubahan di bagian lain kecuali DS. Rosan Roeslani, salah satu BoD baru Inter Milan, mengatakan bahwa kinerja Marco Branca akan dievaluasi mengingat dia banyak menjual pemain-pemain muda potensial.

Lagi-lagi, disini mungkin Inter Milan akan mengikuti model Juve dimana mereka akan menunjuk orang-orang yang ahli dalam hal transfer ekonomis seperti Marotta dan talenta seperti Paratici.

Menurut gosip-gosip sebelumnya, Thohir dkk akan fokus di sisi finansial dan marketing dan menyerahkan sisi sepakbola dan operasional lainnya kepada orang-orang Italia.

***

Sekian Daily News hari ini. Mudah-mudahan para pemain Juve yang membela timnas-nya masing-masing semua dapat kembali dengan kondisi fit ke Vinovo. Forza Juve!!!

______________________________________________________________________________________

“I didn’t choose Juve. Juve chose me.” @dwicarta is just an ordinary guy who happens to bleed black-and-white since Roby Baggio wreaked havoc in 1990 World Cup in Italy. When time permits, he’d like to spend it on hoops and one of his passions: writing. One day he stumbled into juventus.theoffside.com and now here he is: doing his passion on his passion.


View the original article here

Wednesday, April 10, 2013

5 Alasan Untuk Percaya Keajaiban Ekonomi Indonesia

Hari ini, saya temukan sebuah artikel menarik tentang Ekonomi Indonesia menurut pandangan masyarakat Dunia. Sebuah artikel yang berisi sebuah fakta menarik perbandingan antara Indonesia '98 sampai sekarang '12. 

Saya ambil dari Foreign Policy, sebuah situs berita Ekonomi Washington, USA. Dengan "Judul 5 Alasan untuk Percaya pada Keajaiban Indonesia" dan sub judul "Mengapa kepulauan menakjubkan ini akan di jalur untuk menjadi ekonomi terbesar ketujuh dunia". Saya coba terjemahkan ke bahasa Indonesia, mudah-mudahan tidak ada yang rancu. 

_________________________________________________________________________________

5 Alasan untuk Percaya pada Keajaiban Indonesia


Ketika kebanyakan orang berpikir tentang Indonesia saat ini, mereka berpikir tentang pantai dan kuil-kuil atau kota-kota yang terkenal, namun negara dengan penduduk sebesar 240 juta orang ini adalah sebuah negara dengan perekonomian yang jauh lebih modern, beragam, dan dinamis daripada investor internasional dan perusahaan berasumsi. Untuk memperkenalkan potensi besar di Indonesia, mereka perlu mengubah cara mereka berpikir tentang Nusantara - dan menempatkan "lima mitos" adalah tempat yang baik.
1. "Perekonomian Indonesia tidak stabil."
Modern Jakarta
Hampir Jauh dari stabil, Indonesia telah tumbuh dengan mantap pada tingkat yang mengesankan dari 4 sampai 6 persen selama 10 tahun terakhir - lebih stabil daripada perekonomian Brazil, Rusia, India, dan China, atau negara maju lainnya. Utang pemerintah Indonesia telah menurun 70 persen hanya dalam satu dekade dan sekarang pada tingkat yang lebih rendah daripada di 85 persen dari negara-negara maju. Inflasi, lebih dari 20 persen 10 tahun yang lalu, sekarang berdiri di 8 persen, dibandingkan dengan ekonomi lebih matang, seperti Afrika Selatan dan Turki. Manajemen keseluruhan ekonomi Indonesia juga telah menunjukkan peningkatan yang luar biasa. World Economic Forum menempatkan Indonesia 25th dari 139 negara untuk stabilitas ekonomi makro pada tahun 2012, naik tajam dari 89 di tahun 2007. Sebagai perbandingan, Brasil peringkat ke-62 dan India peringkat ke-99.  

2. "Tidak banyak terjadi di luar Jakarta."
Jembatan Suramadu
Tidak benar lagi . Ibukota Indonesia memberikan kontribusi hingga seperempat dari seluruh produk  bruto dalam negeri (PDB). Tapi sekarang dominasi oleh Jakarta berkurang. Sejumlah besar  "kelas menengah" Indonesia berada seperti Bandung dan Medan tumbuh lebih cepat dari ibukota dan akan menjadi "hot spot" yang semakin penting bagi investor asing dan perusahaan mencari peluang. Urbanisasi menyebar di Indonesia dan merupakan stimulus pertumbuhan yang semakin penting. 

Pada tahun 2030, lebih dari 70 persen dari populasi kemungkinan akan tinggal di daerah perkotaan, naik dari hanya lebih dari setengahnya hari ini. Antara 2010 dan 2030, lebih dari 30 juta orang diperkirakan akan pindah dari daerah pedesaan ke perkotaan. Kota dengan populasi antara dua dan lima juta - seperti Bekasi dan Surabaya - akan tumbuh paling cepat dan bersama-sama dapat menjelaskan 27 persen dari PDB pada 2030. Bahkan, sekitar 90 persen dari pertumbuhan tercepat di Indonesia kota akan berada di luar pulau Jawa, di mana Jakarta terletak, pada tahun 2030.

3. "Indonesia tidak ada artinya tanpa sumber daya alam."
Tidak lagi ketika Anda melihat lebih dekat Tidak ada keraguan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa kaya. Ini adalah produsen terbesar di dunia dan eksportir kelapa sawit, eksportir terbesar kedua batubara, dan produsen terbesar kedua kakao dan timah. Dan memiliki cadangan keempat dan ketujuh terbesar nikel dan bauksit, menurut pemerintah. Indonesia juga memiliki sumber daya terbesar di dunia, panas bumi. Dan ya, Indonesia memiliki anugerah besar minyak mentah dan gas alam. Tapi pertambangan, minyak, dan gas seperti yang diuraikan diatas hanya memberikan 11 persen dari PDB Indonesia - saham yang sama seperti di Rusia. Bahkan, Indonesia telah menjadi net importir minyak sejak tahun 2004. 

Ini mungkin menjadi kejutan besar bagi banyak pengamat, bahwa setengah dari PDB Indonesia berasal dari sektor jasa seperti jasa keuangan - khususnya tabungan dan investasi - ritel, dan telekomunikasi. Indonesia sudah menjadi pengguna terbesar keempat dari Facebook di dunia - sebuah platform yang menjanjikan untuk pengembangan e-commerce.

4. "Indonesia adalah macan Asia yang khas."

Salah, Perekonomian Indonesia tidak digerakkan oleh ekspor - fitur yang paling khas di kelompok macan Asia. Ekspor Indonesia hanya memberikan 35 persen dari PDB, dan termasuk ekspor komoditas, yaitu hanya 16 persen. Sebagai dominasi oleh sektor jasa di Indonesia, konsumsi domestik merupakan pengemudi dari kekuatan ekonomi. Dan pada tingkat pertumbuhan penduduk dari 5 sampai 6 persen per tahun, dengan tambahan 90 juta orang Indonesia bisa bergabung dengan "kelas konsumen" pada 2030. (Konsumen didefinisikan sebagai individu menghasilkan $ 10 per hari atau lebih, karena itu memiliki cukup uang untuk dibelanjakan, bukan hanya kebutuhan dasar, barang, dan jasa.). 

Bahwa pertumbuhan basis konsumen Indonesia lebih besar daripada perekonomian lain di dunia selain India dan Cina, berdiri sebagai bukti peluang pasar yang ditawarkan oleh Indonesia. Peningkatan tingkat konsumsi akan meningkatkan pasar domestik Indonesia, mendorong pertumbuhan dalam jangka panjang. Fakta bahwa konsumsi dalam negeri sudah menjadi pembalap besar pertumbuhan Indonesia telah terlindung perekonomian dari gejolak krisis keuangan Asia dan resesi global baru-baru ini. 

5. "Pertumbuhan penduduk di balik kenaikan ekonomi Indonesia."
Ya dan tidak. Indonesia memang memiliki populasi muda dan berkembang hingga 280 juta pada 2030, naik dari 240 juta saat ini. Dan demografi cenderung mendukung pertumbuhan untuk beberapa waktu ke depan, memberikan kontribusi 2,4 persen terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan sampai 2030. Dalam 20 tahun terakhir, produktivitas tenaga kerja telah meningkat dan bertanggung jawab untuk lebih dari 60 persen dari pertumbuhan Indonesia, dengan kontribusi terbesar berasal dari perdagangan grosir dan eceran, peralatan transportasi dan manufaktur peralatan, dan transportasi serta telekomunikasi. 
Untuk memenuhi target ambisius pemerintah dengan pertumbuhan tahunan 7 persen, Indonesia perlu melakukan lebih baik lagi. Pertumbuhan produktivitas harus 60 persen lebih tinggi dari tahun 2000. Menantang tapi dapat dicapai. Jika Indonesia meningkatkan produktivitas dan menghilangkan hambatan untuk produktivitas yang lebih tinggi dan pertumbuhan dalam tiga sektor utama - konsumen jasa, pertanian, dan sumber daya - dan meningkatkan keterampilan di seluruh ekonomi, itu bisa mempercepat pertumbuhan dan menawarkan investor asing  senilai $ 1800000000000 kesempatan tahun 2030. 
Indonesia berada diatas pada saat kritis. Ekonominya telah melakukan lebih mengesankan selama dekade terakhir dibandingkan banyak negara lain di dunia - dan bahkan pemikiran Indonesia sendiri. Tapi untuk membangun kinerja ini, Indonesia membutuhkan sebuah revolusi produktivitas di sektor-sektor kunci ekonomi. Saat ini, perekonomian indonesia berada di 16 besar di dunia, tetapi dengan tindakan sekarang untuk melepaskan dinamisme penuh di Indonesia, bisa melompat ke urutan ketujuh pada 2030. Itu akan mengalahkan Jerman dan Inggris, dua anggota dari kelompok-7 G ekonomi terkemuka di dunia.




View the original article here